Selasa, 05 Februari 2008

Aku Mau MATI!!

AKU MAU MATI .........
AKU MAU MATI .........
AKU MAU MATI .........
AKU MAU MATI .........
AKU MAU MATI .........
AKU MAU MATI .........

Rabu, 23 Januari 2008

K.i.s.a.h.

Love You dianganku pernah ada rasa indah, damai, memiliki . . .
semua itu entah siapa pencipta-nya
aku sgt bersyukur mendapatkan anugerah ini
dan mestinya aku bisa meraihnya . . .

seharusnya rasa itu bisa terpelihara, terjaga & terwujud
meski aku mengejarnya dng sgt KUAT
dari semua bayangmu di aktivitasku
tapi semua itu berpaling lagi dng NYA
sekuat apapun yg kupunya . . .
sebesar apapun ASA ku . . .
jika itu kehendak NYA ...
aku akan terima dengan ikhlas . . .
itulah kisahku . . . semoga terdengar . . .

sedikit aku mengerti keinginanmu
ingin ku mencoba berikan yang kau mau
meskipun kini terberat dalam hidupku
semoga aku bisa kabulkan permintaanmu






Jumat, 04 Januari 2008

Di Penghujung

Ketika detik demi detik berjalan, dipenghujung..
Terasa ku menemukan arti sebuah hidup.
Dan ketika detik itu tlah terlewati,
Kurasakan kembali nyawa hidup ini kembali.
Dan kuberanjak dari menunggu, mencoba berdiri
tegak...
dan mulai melangkah, berjalan melewati jalan ini kembali.
Kembali ku ulangi lagi,
ku menunggu di penghujung..
Menunggu sebuah kereta, yang akan mengajakku ke suatu tempat
Tempat yang juga belum pernah kulihat,
belum terbayangkan.
Namun kali ini, detik itu terasa lama sekali,
Membuatku bosan dan mulai merasa muak,
kembali ku mencoba membentuknya, membentuk tempat itu dalam anganku,
adakah disana ibuku?
adakah disana pekerjaan?
adakah disana makanan?
adakah disana secangkir kopi hangat?
adakah disana kendaraan?
atau.. ataukah aku sendiri?
Tiba-tiba kereta itu datang..
Kudengar suara sang kusir memanggilku dari kejauhan...
"Hai, kamu yang disana? bersiaplah..
AKu akan membawamu ke tempat itu".
Aku tersenyum, dan mulai ku berdiri dari penantianku yang cukup lama,
Desahan panjang kulepaskan dari kepenatan ini,
Kuberdiri.. mempersiapkan perjalalan ke tempat itu...
dan, ternyata
desahan panjangku tadi adalah desahan terakhir..
desahan terakhir di penghujung..
Penghujung Hidupku....
...................................................................................................



Selasa, 04 Desember 2007

selamat ulang tahun

hi,... selamat ulang tahun yang ke 24...

semoga panjang umur dan tercapai apa yang kamu cita2kan

semoga apa yang masih dalam anganmu segera terwujud

semoga segala do'a2 mu juga segera terkabul

amin 3x...

Senin, 05 November 2007

Aku tahu kalau ini sulit,

semua orang menghalangiku

Jumat, 02 November 2007

Ingin Ku Menagis

Kala bulan tak seterang purnama dan bintang tertutup pekatnya malam.
Ku sendiri terselubung kabut duka yang selalu setia goreskan luka di hati yang dirundung kecewa.
Mengangga lebar, menyakitkan...
Akankah semua ini musnah dan segera tinggalkan hidupku yang mendera penuh goresan luka.
Terrgantikan oleh cinta yang akan terangi malam-malamku dan yang akan halau pekat malamku
Dan mengusir kabut luka itu …?
Dijalan setapak kutatap hamparan luas yang terisi bermacam rasa
Satu sisi tergores jelas bahwa luka itu nyata, tapi kenapa hanya senyum kecil yang nampak?
Bagaimana dengan tangis ….?
Ternyata kering tanpa airmata yang telah habis oleh gersangnya kasih sayang.
Kapan luka ini kan sembuh..?
Menjauh dari bayang-bayang hidup
Kembali ku renggut dalam satu kehidupan yang damai dan penuh akan cinta.
Mengapa sepi ini tak kunjung pergi?
Kucoba tuk lupakan dirinya..
Sesosok jiwa penawar kerinduan.
Kemanakah harus kutemui sosok itu lagi?
Karena hanya dirinya yang mampu mengerti akan diriku.
Sesalku mendera.. dan ku bersimpuh dalam doa
Inginkan dia kembali dalam pelukan.
Namun, terpekik hati ini menyadari akan lemahnya diriku tuk memilikinya.
Terbayang sosok lain di sampingnya, yang menutup semua jalanku.
Mencaci dan menyibak - nyibak hatiku.. menerobos paksa ke dalam luka di hatiku.
Mencakar dan terus menyakitiku.. dan menjadikanku anjing buangannya.
Dia terus dan kembali mengancam.. kasar ... kasar sekali ... sangat kasar!!
Ah, seandainya aku bisa membalas ancaman itu untuk membuktikan betapa besar cintaku,
Namun, ku terhalang sekali lagi.. oleh dua sosok yang lain.
Sosok yang hanya diam melihatku, tapi sesekali menitikkan airmata.
Lembut dan lemah sekali aku memandangnya dan akhirnya kuberanikan diri tuk mendekat
Mendekat dan lebih dekat lagi..
Dan tiba - tiba terdengar suara lirih dari bibirnya..
Yang dengan lembut terdengar pelan di telingaku,
Aku hanya mampu diam bagaikan patung, diam dan dingin seluruh tubuhku.
Ingin rasanya ku berkata namun semua telah beku.
Hingga.. hanya sakit yang kurasakan, sakit di kedalaman hatiku.
Dan...
" AKU INGIN MENANGIS "

Senin, 29 Oktober 2007

"menyerah"


hanya Kepada Mu keserahkan

dan hanya kepada Mu aku terima

tak ada yang bisa melawan kehendak Mu

karena ini telah tertulis di rencana Mu

Jumat, 26 Oktober 2007

Rahasia Jiwaku...

gelap semakin menyingkap malam
menghadirkan bayang-bayang bisu di kedalaman waktu
sinar rembulan menerawang redup
hadirkan bayang indah wajahmu

bagaimana jiwa utarakan rindu?
diantara bintang-bintang berkecamuk pilu
hingga...
sepanjang masa yang tak bermusim itu
kuletakkan cinta dibalik harapan semu

tirai masa telah meronta
menuntut senja tundukkan harapku
dikala cinta tak mampu lagi bicara
rindu berkuasa selimuti jiwa

tak sampai hati ku buka suara
meski seharusnya semua tlah terbaca
biar sampai mati menjadi rahasia
karena bila terungkap hanya terbitkan luka

Selasa, 23 Oktober 2007

ReNunGkan

Saat kamu merasakan cinta sejati,
kamu menyayangi apa adanya,
memahami kekurangannya
menutupi kelemahannya
sambil melihat sisi terbaiknya.

Saat kamu cinta buta dengan seseorang,
kamu menganggapnya dia begitu sempurna
hingga menutupi seluruh kekurangan yang ada pada dirinya.

Hmmmmm…
sebenarnya.....
antara Cinta Buta dan Cinta Sejati
ada helai tipis yang memisahkan

Saat kamu mencintai seseorang begitu dalamnya,
kemungkinan besar kamu akan mencoba memahami kekurangannya.
Di saat itu..
apakah kamu mencintainya secara buta
atau memang hanya mencintai dia apa adanya?

Saat dia melakukan kesalahan dan kamu memaafkannya,
karena namanya manusia memang tak pernah lepas dari kesalahan,
apakah itu berarti mencintainya secara buta
atau mencintai apa adanya?

Saat hadir seseorang yang lebih baik darinya,
namun tak juga kamu berpaling dari sang kekasih
apakah itu berarti mencintai apa adanya
atau mencintai secara buta?

Atau saat kamu menganggapnya begitu sempurna
sehingga tak ada yang mampu menggantikan kehadirannya,
apakah itu berarti mencintai apa adanya
atau mencintai secara buta?

Sampai sejauh mana kita bisa mencintai apa adanya
tanpa harus membutakan mata?

Apakah mungkin seseorang mencintai apa adanya tanpa menjadi buta?
Ataukah mencintai secara buta berarti juga mencintai apa adanya?

Rabu, 19 September 2007

Bersama BiNtAng

Senja kini berganti malam
Menutup hari yang lelah
Dimanakah engkau berada
Aku tak tau dimana

Pernah kita lalui semua
Jerit tangis, canda tawa
Kini hanya untaian kata
Hanya itulah yang aku punya..

Tidurlah, selamat malam
Lupakanlah saja aku
Mimpilah dalam tidurmu
Bersama BINTANG..

Jalani waktu tanpamu
Perpisahan bukanlah duka
Meski harus menyisakan luka